Buatharian, kalian bisa upgrade performa Honda Tiger dengan papras noken as. "Biasanya saya memampras bagian pantat noken as bawaan motor, kira-kira 1,5 mm saja dengan gerinda," buka Satiri, owner bengkel spesialis Honda Tiger, Sandy Motor Sport ( SMS) kepada GridOto.com. Baca Juga: Jangan Salah Beli, Noken As Yamaha NMAX Baru dan Lama Untukmembuat motor Jupiter Z anda lebih kencang, anda juga harus mengupgrade piston yang dimiliki oleh motor Jupiter Z anda. Pada motor Jupiter Z yang beroversize 100 terdapat piston berdiameter 52 mm, sedangkan pada piston Yamaha yang asli berdiameter 49 mm. Sehingga pada piston oversize mampu menambahkan tenaga menjadi 114,7 cc serta liner yang tetap di batas aman. Jikadi aplikasikan ke Jupiter Z atau Vega yang punya spek satandar 51mm X 54mm (bore X stroke) kapasitasnya jadi 132,9 cc. apalagi untuk New Jupiter, speknya sebelas dua belas dengan Vega ZR yang 50,0mm X 57,9mm, hasilnya 142,5 cc. Tapiternyata masih ada loh yang percaya kalau ganti injector racing bisa bikin motor jadi auto kencang. Soalnya injector racing biasanya punya lubang (holes) serta semburan bensin (flow rate) lebih besar dari injector standar. "Tidak bisa disederhanakan seperti itu," wanti Endro Sutarno, Technical Service Division dari PT Astra Honda Motor. Carapaling Cocok Bikin Jupiter MX lari Kencang, Cocok Buat Harian Jupiter MX merupakan motor produksi yamaha yang sudah eksis sejak sekitar tahun 2006 silam, dan hingga saat ini motor ini masih diproduksi YIMM, tentunya dengan beragam ubahan dan penyesuaian. Sebelumnya, jupiter MX hadir dengan mesin 135cc, dan hingga saat ini sudah Menampilkanhasil untuk "jupiter z" 316 ads. Sortir Menurut : Tanggal Diterbitkan. Highlight. Rp 7.000.000 2011 Yamaha Jupiter Z 2011. Pondok Gede, Bekasi Kota 26 Mei. Rp 6.000.000 2007 Yamaha Jupiter Z Burhan 2007 Mulus Terawat. Kelapa Gading, Jakarta Utara Hari ini. Rp 8.500.000 2009 Jual Jupiter Z Pajak Hidup, SS lengkap. . Jupiter Z merupakan sepeda motor yang cukup populer di Indonesia. Banyak orang yang memilih Jupiter Z sebagai kendaraan sehari-hari karena harga yang terjangkau dan juga performanya yang cukup baik. Namun, banyak orang yang ingin membuat Jupiter Z mereka menjadi lebih kencang. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat Jupiter Z kencang. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dicoba Mengganti Knalpot Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membuat Jupiter Z kencang adalah dengan mengganti knalpot. Knalpot aftermarket biasanya memiliki diameter yang lebih besar daripada knalpot bawaan Jupiter Z. Hal ini memungkinkan udara dan bahan bakar untuk masuk dan keluar dari mesin dengan lebih baik. Sehingga performa mesin bisa meningkat dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Mengganti Karburator Karburator adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk performa mesin Jupiter Z. Jika karburator bawaan Jupiter Z sudah mulai aus atau tidak bisa diatur lagi, maka bisa dipertimbangkan untuk mengganti karburator dengan karburator aftermarket. Karburator aftermarket biasanya memiliki ukuran venturi yang lebih besar daripada karburator bawaan Jupiter Z. Hal ini bisa meningkatkan aliran udara dan bahan bakar ke mesin sehingga performa mesin bisa meningkat dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Mengganti Gir Depan dan Gir Belakang Gir depan dan gir belakang adalah komponen yang berfungsi untuk mengubah putaran mesin menjadi gerakan roda. Dengan mengganti gir depan dan gir belakang dengan gir yang memiliki rasio yang lebih tinggi, maka Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Namun, penggantian gir harus disesuaikan dengan karakteristik mesin Jupiter Z. Jika gir terlalu tinggi, maka mesin bisa menjadi boros bahan bakar dan tidak nyaman untuk dikendarai di jalan raya. Mengganti Busi Busi adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk performa mesin Jupiter Z. Busi yang sudah aus atau kotor bisa mengurangi performa mesin. Oleh karena itu, disarankan untuk mengganti busi secara berkala. Penggantian busi bisa dilakukan dengan busi aftermarket yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan mesin Jupiter Z. Dengan mengganti busi, performa mesin bisa meningkat dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Mengganti Kampas Kopling Kampas kopling adalah komponen yang berfungsi untuk menghubungkan mesin dengan transmisi. Jika kampas kopling sudah aus atau sudah tidak bisa menggigit lagi, maka bisa dipertimbangkan untuk mengganti kampas kopling dengan kampas kopling aftermarket. Kampas kopling aftermarket biasanya memiliki bahan yang lebih baik daripada kampas kopling bawaan Jupiter Z. Hal ini bisa meningkatkan performa kopling dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Mengganti CDI CDI adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk performa mesin Jupiter Z. CDI yang sudah aus atau sudah tidak bisa menghasilkan percikan api yang kuat bisa mengurangi performa mesin. Oleh karena itu, disarankan untuk mengganti CDI secara berkala. Penggantian CDI bisa dilakukan dengan CDI aftermarket yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan mesin Jupiter Z. Dengan mengganti CDI, performa mesin bisa meningkat dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Mengganti Filter Udara Filter udara adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk performa mesin Jupiter Z. Filter udara yang sudah kotor atau sudah tidak bisa menyaring debu dan kotoran bisa mengurangi performa mesin. Oleh karena itu, disarankan untuk mengganti filter udara secara berkala. Penggantian filter udara bisa dilakukan dengan filter udara aftermarket yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan mesin Jupiter Z. Dengan mengganti filter udara, performa mesin bisa meningkat dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Mengganti Oli Mesin Oli mesin adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk menjaga performa mesin Jupiter Z. Oli mesin yang sudah kotor atau sudah tidak bisa melumasi mesin bisa mengurangi performa mesin. Oleh karena itu, disarankan untuk mengganti oli mesin secara berkala. Penggantian oli mesin bisa dilakukan dengan oli mesin aftermarket yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan mesin Jupiter Z. Dengan mengganti oli mesin, performa mesin bisa meningkat dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Mengganti Piston Piston adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk performa mesin Jupiter Z. Jika piston sudah aus atau sudah tidak bisa menghasilkan tenaga yang optimal, maka bisa dipertimbangkan untuk mengganti piston dengan piston aftermarket. Piston aftermarket biasanya memiliki karakteristik yang lebih baik daripada piston bawaan Jupiter Z. Hal ini bisa meningkatkan performa mesin dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Mengganti Camshaft Camshaft adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk performa mesin Jupiter Z. Camshaft aftermarket biasanya memiliki karakteristik yang lebih baik daripada camshaft bawaan Jupiter Z. Hal ini bisa meningkatkan performa mesin dan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Namun, penggantian camshaft harus disesuaikan dengan karakteristik mesin Jupiter Z. Jika camshaft terlalu tinggi, maka mesin bisa menjadi boros bahan bakar dan tidak nyaman untuk dikendarai di jalan raya. Mengganti Roller dan Pulley CVT Roller dan pulley CVT adalah komponen yang berfungsi untuk mengubah rasio gigi transmisi. Dengan mengganti roller dan pulley CVT dengan roller dan pulley yang memiliki karakteristik yang sesuai dengan mesin Jupiter Z, maka Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang. Namun, penggantian roller dan pulley CVT harus disesuaikan dengan karakteristik mesin Jupiter Z. Jika roller dan pulley CVT terlalu tinggi, maka mesin bisa menjadi boros bahan bakar dan tidak nyaman untuk dikendarai di jalan raya. Meningkatkan Kapasitas Mesin Jika semua cara di atas sudah dicoba namun performa Jupiter Z masih kurang kencang, maka bisa dipertimbangkan untuk meningkatkan kapasitas mesin Jupiter Z. Meningkatkan kapasitas mesin bisa dilakukan dengan cara bore up atau stroke up. Bore up adalah cara meningkatkan kapasitas mesin dengan cara memperbesar diameter silinder. Sedangkan stroke up adalah cara meningkatkan kapasitas mesin dengan cara memperpanjang perjalanan piston di dalam silinder. Namun, penggunaan bore up atau stroke up harus disesuaikan dengan karakteristik mesin Jupiter Z agar performa mesin tetap optimal dan tidak merusak mesin. Kesimpulan Jupiter Z bisa menjadi lebih kencang dengan cara yang sudah disebutkan di atas. Namun, sebelum melakukan modifikasi, pastikan untuk mempertimbangkan segala faktor yang berpengaruh terhadap performa mesin Jupiter Z. Jangan sampai modifikasi malah merusak mesin dan tidak optimal untuk dikendarai di jalan raya. Pastikan juga untuk melakukan perawatan secara berkala agar performa mesin tetap optimal dan Jupiter Z bisa bertahan lama. Berbicara tentang modifikasi motor, kali ini kami akan membahas cara agar motor Jupiter Z bisa lari kencang. PistonUntuk membuat motor Jupiter Z anda lebih kencang, anda juga harus mengupgrade piston yang dimiliki oleh motor Jupiter Z anda. Cylinder HeadNah untuk cara terakhir agar motor anda dapat meningkatkan motor Jupiter Z lebih kencang, anda hanya cukup melakukan papas di cylinder head-nya kurang lebih 0,5 mm. Dengan demikian motor Jupiter Z yang dimiliki oleh anda, yang pastinya dapat menambahkan atau meningkatkan kecepatan pada motor Jupiter Z yang dimiliki ileh anda. Jadi kesimpulan dari pembahasan kita mengenai cara agar motor Jupiter Z bisa lari lebih kencang, mungkin cara untuk memodifikasinya juga berbeda, sehingga ini akan membuat anda agak lebih bingung untuk memodifikasi motor Jupiter Z Komponen Ini Tenaga Motor Bebek Bisa Makin GalakLiputan6, Jakarta - Bagi pemilik motor bebek yang merasa performa motornya kurang 'galak', dan berniat untuk meningkatkan tenaga tanpa bore-up, bisa mengganti beberapa part di motor kesayangan. Lanjut pria ramah ini, selain mesin bagian kopling juga harus mendapatkan perhatian khusus, agar tarikan motor lebih komponen ini, bisa mengganti per kopling dan kampas kopling. "Kalau mau lebih enak lagi, ganti CDI racing untuk motor karbu, atau ECU racing untuk motor injeksi," tambahnya. "Biar kinerja mesin lebih ringan, bisa menaikan mata gir belakang dua atau tiga mata dari gir standar atau bawaan pabrik," tegasnya. "Kalau ganti knalpot saja sudah bisa naik 2 Tk, dan ditambah mengganti bagian mesin bisa ganti 4 sampai 5 Pahe Yamaha Jupiter Z Budget Rp 350 RibuanYakni noken as standar di-custom dan coak piston standar. Sedangkan jalur klep pada piston, dicoak sekitar 2 mm, ongkosnya Rp 50 ribu,” piston dialakukan untuk mengantisipasi klep tidak mentok setelah kem di-custom. "Otomatis jarak buka tutup klep juga lebih panjang” urai itu, piston dan head dirakit kembali seperti semula. Ini masuk kategori servis besar,” imbuh pria 24 tahun pasang piston dan noken as, karburator wajib setting ulang. Ujungnya membantu tingkatkan performa yang juga bikin akselerasi lebih cepat,” kekeh pria yang ngepos di Jl. Hehehe… karena penasaran berat dengan utak-atik motor, maka di suatu jumat siang setelah teman-teman sholat jumat bareng -jarang2 nih … hehhehehe- kita dorong motor kita, kebetulan yang dibawa adalah Yamaha Jupiter yang udah kita modif kecilin porting itu loh… ama motor Legenda 115 cc korek harian. Siap-siaplah kita membawa 3 set knalpot Free Flow, maksudnya mau membandingkan antara knalpot buatan kita dengan knalpot lainnya p Yok tarik mang, dengan semangat 45 kita berangkat menuju lokalisasi eh… lokasi dimana mesin Dynotest berada. Semua crew sengaja pakai celana panjang dan berdandan rapi, siapa tahu nanti ketika masuk Kampus Universitas Surabaya eh ketemu cewe-cewe caem yang aduhai sedang nongkrong di kantin kampus, oh ayah, oh ibu, kawinkan aku… halah! Panas-panas kita terjang deh, sesampainya di area kampus, dan bertanya kesana kemari akhirnya ketemu juga Fakultas Teknik Mesin, minder pak! Ketemu anak kuliahan yang kenyang pelajaran teknik nih, mana alat peraga kampusnya keren-keren, wah semua crew jadi pengen kuliah pasti bisa lebih pinter nih… Hahahahah gaya tok. Akhirnya kita menemui Bpk Warju SPD ST MT, sang dosen muda -jujur tak kirain mahasiswa ni orang pertama ketemu- setelah ngobrol pemanasan akhirnya kita diberitahu tata cara berbagai macam setting ala dynotest, ooohh.. dari situ kita bisa tahu Power band dan Torque Curve pastinya, Top Speed motor, kecepatan shifting point, rencananya mau dilengkapi dengan AFR meter sih tapi belum kelakon, mana kita adalah orang luar kampus pertama yang nge-dyno disitu heehheh… Terus terang ni agak ribetz ngelakuin dynotest, karena motor-motor pacuan balap kita dah gak ada kick starternya, susah kudu dorong ngeidupin trus diangkut ke atas mesin dyno, belum lagi mahasiswa nya agak bingung pasang-pasang pengikat biar motor gak lari. Waduh, wasting time nih… piye om dosen, diskon nih harusnya. Hehehe.. Yak sebenernya kita pengen nyoba setingan awal yang biasa di test di jalan raya, yaitu pakai CDI Varro dan Knalpot AHAU Racing, tapi entah kesambet setan apa kita malah langsung pasang CDI BRT I-MAX ama Knalpot Handmade, hmmm… Setelah setting karbu dan geber-geber dikit di tempat -ga papa cuek aja geber-geber dalem kampus hehehehe- akhirnya kita semua deal lah naikin ni motor ke mesin dyno. Joki dyno tetep metode tes adalah simulasi balap, jadi mulai dari start, hingga gigi 4 bejek terus sampe habis… Ok, START! Yak go… Dengan serunya mas wawan start, busyet aq mikir kalo ampe pengikatnya lepas motor loncat nabrak tembok piye iki… Masuk gigi 2, motor gak ngangkat ya iyalah wong diikiet kenceng, Masuk gigi 3… Rrroooaaarrrr knalpot free flow makin berisik aj sampe semua yang pada ngeliat tutup telinga, geber terus sampe RPM masuk gigi 4 dan DDUUUAAARRRR!!!! Malapetaka terjadi, mesin jebol di RPM ban terkunci hingga berdecit dan tergerus roller dynotest… Segera kopling tangan ditarik hingga roda terhenti dengan sendirinya. Astaga!! Jebol mak… Kbetulan temen kita ada yang baru pulang dari Pusaka tuh ngebawa CDI BRT I-Max 20 Step, edannn.. canggih tenan ki CDI ne. Bisa main2 pake remote kaya DVD cah… nyala2 merah gitu, uapik yo… ckckck… Rencananya nanti juga mau di set up disana lah ini CDI ampe maksimal, sebelumnya diberi default 36 derajat di 13,000 RPM untuk limiter. Gw ga tau CDI Varro yang selama ini kupakai limit di RPM berapa, kemungkinan sih di RPM kali ya. ahhahaa… kayanya tadi pas naik lupa gak baca Bismillah deh p Kualat iki jadinya… 🙂 Biasa gak ada noda kan gak belajar… Pelan-pelan motor kita turunin. Semua pada bertanya, “Opoo mas sepedae?”. Dengan santai kita jawab, “jebol paling mas…” Saking katroknya dan memang ini pengalaman dynotest pertama kali, jadi gak sempet ambil foto-foto karena suasana rame banget kebanyakan yang ngerubuti… duh, gak nyaman juga sih. Akhirnya kita tanya kepada pak dosen berapa powernya… Yup, print out hasil nge-dynotest keluar… Power Max ada di RPM, oh kok yo rodo pas sama itung-itungannya. Dan hasilnya adalah HP di RPM, alamak… tenanan po ra iki, kok banyak banget HP nya kayak counter ja, halah… Kok isa segitu pun kita gak nyangka, semaput iki… Pak dosen dan para mahasiswa pada sibuk ngeliat buku mengintip power standard motor Jupiter yang cuma 9 HP. Trus pada tanya-tanya ini modifnya diapain… Adoohhh pada ga tau orang pusing kali ya, antara seneng dan nelangsa karena mesinnya sekarang jebol.. Mungkin mereka bakal terheran-heran lagi kali liat motor-motornya om Ibno Sambodo, om Gandos Tepepa, om Cia, dan tuner-tuner sakti itu… lha wong kita cuma mekanik-mekanik ndeso mas ditanyain 🙂 Padahal udah diati-ati, dan disetting di jalan berkali-kali, masih apes jebol juga. Sang empu pun harus rela ngeluarin duit buat benerin mesin kalo mau idup lagi hahahhahaha ^_^ Semangat! Yah, beginilah namanya manusia tak luput dari alpa, akhirnya ga jadi tes knalpot wkekekekeke… Naikin motor berikutnya adalah legenda korek harian yang cuma ganti piston kaze, main camshaft, klep dan pir klep standard, knalpot free flow, cdi BRT Hyperband, trus karburator ganti dengan punya Honda Kirana, hasilnya ada di 13 HP pas 8500 RPM. Wehhh… lumayan lah, buat nyalip-nyalip angkot yang suka ngawur di jalan hehehe.. Sekarang kita ngerjakan PR nih buat ngebangun jupiter lagi karena kemungkinan klep floating di geber dengan putaran mesin terlalu tinggi. Hasilnya piston hancur, klep EX bengkok, Setang piston melengkung… Hmmm Mantab! 🙂 Tetap sehat tetap semangat biar bisa modifikasi mesin terus. daftar pustaka ratmotorsport by Hanggoro Speed Email Hanggoroaririmbono OTOMOTIFNET - Tentu senang jika punya motor bisa bikin orang lain berdecak kagum. Tak hanya tampilan kinclong dan resik, tarikan juga yahud tentunya. Memang, beberapa modifikasi alias korekan mesin membuat lari makin ngacir, tetapi belum tentu nyaman buat harian. Nah, kali ini Mr. Testo merekomendasikan modifikasi harian yang masih tetap nyaman dipakai sehari-hari. Ini juga sekaligus menjawab surat teman-teman yang masuk ke email mr. testo PERANTI STANDAR Seperti pada tunggangan milik Utomo yang dikorek oleh Kaper, dari bengkel umum di kawasan Ciledug, Tangerang, Banten. Pemiliknya memang senang sama besutan yang lari kencang, tetapi tak ingin motornya hanya bisa dipakai balap. Yang penting masih bisa dipakai sehari-hari untuk mengantarnya ke tempat kerja maupun menjadi andalan berboncengan dengan sang pacar. Nah, memangnya mau ngebut bawa pacar? Enggak asyik, bukan? Makanya, Jupiter Z milik desainer grafis di perusahaan swasta ini mesti tetap nyaman digunakan. Korekan yang dilakukan Kaper sebenarnya cukup banyak, meski ubahan yang paling utama pada kepala silinder dan jeroan-jeroan cylinder head itu. Seperti ubahan pada klep standar yang dibikin lebih besar. Menurutnya, klep pakai diameter 26 dan 23 mm untuk katup masuk dan buang untuk menaikkan kompresi, kepala silinder dipapas 0,5 mm. Sementara noken as standar diubah jadi berdurasi 272, dengan lift 8,5 mm. Noken as tadi bekerja sama dengan per klep yang menahan klep masuk dan buang. Per klep ini diambil dari Honda Sonic, hanya tingginya disesuaikan dengan noken asnya. Per klep ini memiliki kekerasan lebih baik ketimbang standarnya, sehingga mampu menjaga buka-tutup klep dengan baik di putaran tinggi. Noken As, salah satu penentu tarikan lebih baikSementara piston, digantikan dengan Izumi dengan oversize mm, dengan dome 3 mm. Dengan begitu kompresi yang dihasilkan pun lebih tinggi. Walau pun begitu, Utomo masih bisa menggunakan bensin sekelas Pertamax yang beroktan 92. “Saat menggunakan Premium masih bisa, meski tarikannya terasa kendor, dan ada gejalan ngelitik,” pengapian boleh dibilang memiliki pilihan tepat, yaitu tetap pakai peranti standar yang dijual di pasaran. “Seluruh sistem pengapian, mulai koil, CDI menggunakan komponen milik Yamaha Vega,” kata Utomo. Karburator PE 24 dipercaya sebagai pengabut bahan bakar yang mengalir ke dalam ruang bakar Yamaha Jupiter Z itu. Main jet 112 serta pilot jet 40 diandalkan dalam karburator itu. Sementara final gear, menggunakan sproket 13 di depan dan 33 untuk gir belakang. “Memang tarikannya terasa berat di awal, tetapi top speednya jadi lebih baik,” kata Utomo. Data Spesifikasi Klep in / Out 26/26 mm Head papas mm Per klep Sonic noken as Standar Durasi 272 lift 8,5 mm Piston Izumi mm dome 3 mm Kaburator PE 24 main-jet 112 pilot-jet 40 koil/cdi Standar Yamaha Vega Final gear depan/belakang 13/33 Total biaya Rp 1,5-2 Juta Jupiter Z Standar Modifikasi 0-60 km 8,6 5,9 0-80 km 14,2 9,7 0-100 meter 9,0 6,8 0-201 meter 14,2 12,7 Top Speed 105 km/jam 120 km/jam Penulis/Foto Tim Otomotif / Salim CARA MEMBUAT MOTOR JUPITER JADI KENCANG!! Ada tiga jurus bikin motor jadi kencang,salah satunya lo bisa liat besutan gue jupiter Z tahun gw ini semuanya masih bawaan pabrik tidak ada yang gw ganti. sebelum gw jelasin tiga jurus bikin motor jadi kencang,pertama-tama lo harus tau mau di bawa kemanaarahacuanlo? lo mau bikin standar tapi kencang yang biasa gw sebut kohar korekan harian apa lo mau yang lebih dari itu,semua itu ada jawabannya tergantung kalian dan modal kalian. JURUSPERTAMACARBURATOR Kita bermain simpel,artinya kita usahakan bermain yang tidak mengeluarkan biaya banyak contohnyakitabermaindiCARBURATOR. biasanya motor bawaan pabrik respon awal sangat galak tapi untuk melaju kencang sangat sulit,itu dikarnakan sepuyer yang dipakai berukuran kecil sehingga pasokan bensin kuruskurang motor jadi gesit di putaran bawah tapi top speednya loyo. semua itu bisa diatasi dengan mengganti sepuyer pada karburator dengan ukuran yang lebih besar dari standarnya,tapi jangan asal ganti,karna dapat mengakibatkan motor jadi berebet. JURUSKEDUAPENGAPIAN Di dalam motor standar,pengapian sudah di tentukan atau sudah di batasi dari pabrik atau sering kitasebutpengapianLIMITER. Dan itu bisa diatsi dengan mengganti CDI standar dengan CDI racing,bagi yang tidak mau menggantiCDIbisadiakalidenganmenggeserpengapian. Cara menggeser pengapian itu juga sangat mudah,kita tinggal melepas bagian magnet dan menggeser pulser dengancaramencoaklubangkedudukanpulser,tapijangansembarangan menggeserkarnadapatberakibatmotorsusahhidup. JURUSKETIGACAMSAFT Camsaft atau sering kita sebut NOKEN AS sangat berperan penting dalam mesin berbasis 4TAK sedangkan untuk mesin berbasis 2TAK di tentukan oleh porting,untuk yang satu ini saya tidak bisa mengulas lebih dalam dikarnakan saya takut kalian belum mengerti derajat untuk merubah camsaft untuk mesin 4TAK dan juga berapa milimeter untuk mengangkat porting untuk mesin 2TAK semua itu harus dengan pembelajaran yang serius dan sungguh-sungguh. Sekian dulu TIPS dari saya semoga bermanfaat bagi kalian,dan jangan sampai disini pembelajaran kalian karna masih banyak TIPS yang kalian belum mengetahuinya. SELAMATMENCOBA..... Terusan Blog ini memang biasa-biasa aja jelek,di blog ini saya mencoba jelaskan secara singkat,agar para pembaca tidak bosan melihat artikel yang terlalu panjang kaya kereta api,jujur saya mengantri aja saya bosan apalagi baca artikel yang panjang udah keburu cape matanya. Mungkin ilmu saya belum ada apa-apanya di banding kalian semua,mohon petunjuk dari kalian.

bikin motor jupiter z lari kencang