TuhanYesus disebut keturunan Daud (Markus 1:14; Kej. 49:19; Mat. 1:1). Kerajaan Allah akan ada di bumi, Yesus barsama-sama orang percaya akan memerintah di Yerusalem untuk masa 1000 tahun dan akan menghakimi orang yang tak percaya (1Kor 6:3). Kalau kita berniat baik untuk Tuhan maka Tuhan akan membalasnya dengan berlipat ganda.
KemudianAllah memberitahu Dawud: "Ya, (ada), yaitu katak." Dan Allah menurunkan (firman-Nya) kepada Dawud (QS. Saba': 13): "Bekerjalah hai keluarga Dawud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih."
Tetapi karena melihat bahwa hati Daud "patah dan remuk", atau bahwa ia bertobat, Yehuwa mengampuninya. (Baca Mazmur 32:5; Mz. 51:17) Allah Yang Mahakuasa memahami perasaan dan alasan yang menyebabkan seseorang melakukan dosa. Maka, Allah tidak meminta agar hakim manusia menghukum mati Daud dan Bat-syeba sesuai dengan Hukum Musa.
DialogSeri 10: 53 . Tilmidzi: "Bagaimana tanggapan orang-orang musyrik terhadap Allah SWT yang menurunkan Al Qur'an kepada Rasulullah SAW?" Mudariszi: "Orang-orang musyrik heran dengan Tuhan menurunkan Al Qur'an kepada Rasulullah SAW, dan hal itu dijelaskan firman-Nya ini:
Kemudian beliau mendengar suara dua ekor burung yang saling berbicara. Sejak saat itulah Nabi Daud memiliki kemampuan tersebut yang juga diturunkan oleh Allah kepada anaknya, Nabi Sulaiman as. Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS. Artinya: " dan Kami berikan Zabur kepada Nabi Daud". (QS. an-Nisa': 163/QS. al-Isra': 55).
RajaDaud adalah seorang Nabi : * Kisah 2:29-30. 2:29 Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini. 2:30 Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah
. Berikut ini Rumah Teknologi akan memberikan Jawaban Mengenai Pertanyaan di bawah ini, semoga dapat memberikan manfaat, dan digunakan sebagai referensi pengetahuan. Artikel kali ini akan membahas โbagaimana tanggapan allah kepada daudโ ayo kita lanjutkan yahh. Untuk adik adik diharap untuk mengerjakan soal terlebih dahulu sebelum melihat jawaban dibawah ini. Jawaban ini dapat dijadikan sebagai referensi dan membantu orangtua serta guru untuk mengecek jawaban dari siswa tujuan dibuatnya artikel ini adalah untuk memudahkan siswa dalam menemukan dan cross cek jawaban yang telah ada. setiap jawaban yang akan dibahas ini tidak bersifat mutlak benar dan teman teman bisa secara mandiri mencari jawabannya agar bisa lebih eksplor dengan jawabannya. Dilansir berdasar berbagai sumber, Berikut jawaban dari pertanyaan โbagaimana tanggapan allah kepada daudโ Jawaban Dalam Mazmur, Daud berkata bahwa Allah telah membuat janji khusus kepadanya. โTUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya โSeorang anak kandungmu akan Kududukkan di atas takhtamu.โ Mazmur 13211 Daud, ketika kerajaannya telah didirikan, dan bangsa Israel damai, ingin membangun sebuah bait, atau tempat pemujaan bagi Allah. Nabi Natan diutus kepada Daud untuk memberitakan kepadanya bahwa meskipun Allah tidak ingin dia membangun sebuah bait, Allah akan membangun keluarga Daud, dan seseorang dari garis keturunannya akan memimpin kerajaan-Nya selamanya. โApabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya โฆ Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanyaโ 2 Samuel 712-13, 16. Demikian penjelasan mengenai pertanyaan โbagaimana tanggapan allah kepada daudโ. semoga dapat membantu.
Apa yang dijanjikan oleh Allah kepada Daud? Puncak dari janji Allah kepada Daud ialah bahwa dari keturunan Daud akan muncul seorang yang akan menjadi Mesias dan Raja kekal. Raja ini akan memerintah umat Israel yang setia dan semua bangsa di dunia ini. Mengapa Allah mengadakan perjanjian dengan Daud agama Katolik? Allah tidak mengikat perjanjian dengan Daud karena Daud layak, benar, atau telah melakukan perbuatan baik; sebaliknya perjanjian itu ditetapkan karena kemurahan dan kasih karunia-Nyaโdemi firman-Nya 2 Samuel 721, untuk kemuliaan nama-Nya 2 Samuel 726, masa depan umat-Nya Israel 2 Samuel 512, dan akhirnya โฆ Mengapa Daud berkenan di hati Tuhan? Jawaban Karena Tuhan melihat bahwa Daud sangat beriman kepadaNya sehingga dia memilihnya sebagai raja atas Israel. Apa yang menjadi janji Allah kepada manusia? Jawaban. Allah SWT berjanji akan menolong orang-orang yang beriman. Orang-orang kafir tidak akan diberikan jalan untuk memusnahkan mereka dari muka bumi adamu taslithiil kafirin. Janji Allah apa saja? Jika pandai bersyukur maka Allah akan tambahkan nikmat. Barang siapa mengingat Allah, maka Allah pun akan mengingatnya. Allah akan memberikan ampunan kepada kita jika banyak istighfar dan memohon ampun. Allah akan mengabulkan bagi hambanya yang berdoa. Mengapa Daud disebut sebagai tokoh penting dalam karya keselamatan? Daud juga menjadi tokoh yang penting dalam sejarah keselamatan. Daud adalah nenek moyang Yesus Kristus, karenanya Yesus sering kali disebut โAnak Daudโ. Bahkan, Allah memanggil Daud sebagai seorang yang berkenan di hati-Nya. Mengapa Tuhan membuat perjanjian dengan manusia? Jawaban. Jawaban Mengapa allah ingin mengadakan perjanjian baru pada umat ya?? Jawab; Karena apabila mereka percaya kepada Yesus sebagai Mesias dari Allah dan menyerahkan diri mereka kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Apa yang dimaksud dengan perjanjian Sinai? Perjanjian di Sinai adalah yang diikat oleh Allah terhadap Israel. Perjanjian ini mengikat bukan kepada seorang pribadi Musa, melainkan kepada suatu umat Israel. Dengan perjanjian ini, Allah dan umat Israel saling mengikat diri. Apa arti berkenan kepada Tuhan? Hidup berkenan kepada Allah merupakan kehidupan yang layak di hadapan Allah, yaitu orang yang siap melakukan sesuatu yang baik untuk kemuliaan Tuhan, hidup dalam komitmen yang baik. Menurutmu apakah Allah tetap mengasihi Raja Daud? Sekalipun Daud pendosa besar, Allah tetap mengasihi dia dengan mengutus Nabi Natan untuk menegur dan mengamarkan dia. Siapakah Daud dalam agama Kristen? Daud adalah salah satu tokoh Alkitab yang paling terkenal dan paling dikasihi Allah di dalam Alkitab. Ia termasuk salah satu dari โOrang-orang Termasyur dalam Imanโ yang disebutkan dalam Ibrani 11. Daud adalah nenek moyang Yesus Kristus, karenanya Yesus sering kali disebut โAnak Daudโ. Apa janji Allah kepada manusia dalam Katolik? Allah tak ingin manusia hancur dalam kuasa dosa. Janji Allah terwujud dalam pribadi Yesus Kristus, Sang Putera Allah sendiri, yang selama hidup-Nya selalu mewartakan keselamatan bagi semua orang Ibr 11-4. Apa janji Allah kepada umat manusia brainly? Jawaban. Jawaban Allah SWT berjanji akan menolong orang-orang kafir tidak akan diberikan jalan untuk memusnahkan mereka dari muka bumi. Apa janji Tuhan bagi orang percaya? Allahku akan memenuhi segalah keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelehgaan kepadamu. Apa 4 janji Allah dalam Alquran? 4 Janji Allah SWT dalam AlโQuran, ialah Jika kalian bersyukur maka aku akan tambahkan nikmat-ku untuk kalian Ibrahim 7 Ingatlah kepada-ku niscaya Aku ingat kepada kalian Al-Baqarah 152 Tidaklah Allah mengazab mereka, selama mereka memohon ampun Al-Anfal 33 References Pertanyaan Lainnya1Jelaskan apa yang dimaksud dengan teks cerita sejarah dan fungsinya?2Daun katuk mengandung vitamin apa?3Apakah mata telinga dan hidung termasuk organ manusia?4Apa saja hasil perkebunan Malaysia?51 kubik artinya apa?6Fehling A dan B untuk menguji apa?7Apa saja yang termasuk bangun ruang dan contoh bendanya?8Jelaskan apa yang dimaksud dengan teknologi 3G?9Neptunus adalah salah satu planet dalam tata surya kita jarak Neptunus dengan Matahari adalah 30 Sa berapa?10Apa itu email dan alamat email?
Dalam kitab al-Zuhd, terdapat dua riwayat yang bercerita tentang Nabi Dawud dan pertanyaannya kepada Allah tentang bagaimana caranya bersyukur. Berikut riwayatnya ุญุฏุซูุง ุนุจุฏ ุงููู ุญุฏุซูู ุฃุจู ุญุฏุซูุง ุนุจุฏ ุงูุฑุญู
ู ุญุฏุซูุง ุฌุงุจุฑ ุจู ุฒูุฏ ุนู ุงูู
ุบูุฑุฉ ุจู ุนูููุฉ ูุงู ูุงู ุฏุงูุฏ ุนููู ุงูุณูุงู
ูุง ุฑุจ ูู ุจุงุช ุฃุญุฏ ู
ู ุฎููู ุงููููุฉ ุฃุทูู ุฐูุฑูุง ูู ู
ูู ูุฃูุญู ุงููู ุนุฒ ูุฌู ุฅููู ูุนู
ุงูุถูุฏุน ูุฃูุฒู ุงููู ุนููู ุงุนูู
ูุง ุขูู ุฏูุงููุฏู ุดูุฑูุง ููููู ู
ููู ุนูุจูุงุฏููู ุงูุดูููุฑ ุณูุฑุฉ ุณุจุฃ 13 ูุงู ูุง ุฑุจ ููู ุฃุทูู ุดูุฑู ูุฃูุช ุงูุฐู ุชูุนู
ุนููู ุซู
ุชุฑุฒููู ุนูู ุงููุนู
ุฉ ุซู
ุชุฒูุฏูู ูุนู
ุฉ ูุนู
ุฉ ูุงููุนู
ู
ูู ูุง ุฑุจ ูุงูุดูุฑ ู
ูู ูููู ุฃุทูู ุดูุฑู ูุง ุฑุจู, ูุงู ุงูุขู ุนุฑูุชูู ูุง ุฏุงูุฏ ุญู ู
ุนุฑูุชู Abdullah bercerita, ayahku bercerita kepadaku, Abdurrahman bercerita, Jabir bin Zaid bercerita dari al-Mughirah bin Uyainah, ia berkata Nabi Dawud alaihissalam berujar โWahai Tuhan, apakah ada salah satu makhluk-Mu yang banyak berdzikir kepada-Mu di malam hari melebihi aku?โ Kemudian Allah memberitahu Dawud โYa, ada, yaitu katak.โ Dan Allah menurunkan firman-Nya kepada Dawud QS. Sabaโ 13 โBekerjalah hai keluarga Dawud untuk bersyukur kepada Allah. Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.โ Nabi Dawud berkata โDuh Tuhan, bagaimana mungkin aku mampu bersyukur kepada-Mu sementara Kau yang memberiku nikmat, kemudian Kau yang memberi rezeki kepadaku atas nikmat itu, kemudian Kau yang menambahiku nikmat demi nikmat. Karena segala nikmat berasal dari-Mu, wahai Tuhan, dan syukur berasal dari-Mu. Maka, bagaimana mungkin aku mampu bersyukur kepada-Mu, wahai Tuhan.โ Allah berfirman โSekarang kau telah mengenal-Ku, wahai Dawud, benar-benar mengenal-Ku.โ Imam Ahmad bin Hanbal, al-Zuhd, Kairo Dar al-Rayyan li al-Turats, 1992, h. 88-89 ุนู ุฃุจู ุงูุฌูุฏุ ุนู ู
ุณูู
ุฉ ุฃูููู ุฏูุงููุฏู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููู ููุณููููู
ู ููุงูู ุฅูููููููุ ูููููู ูููู ุฃููู ุฃูุดูููุฑูููุ ููุฃูููุง ููุง ุฃูุตููู ุฅูููู ุดูููุฑููู ุฅููููุง ุจูููุนูู
ูุชูููุ ููุฃูููุญูู ุงูููู ุฅููููููู ููุง ุฏูุงููุฏูุ ุฃูููุณูุชู ุชูุนูููู
ู ุฃูููู ุงูููุฐููู ุจููู ู
ููู ุงููููุนูู
ู ู
ููููููุ ููุงูู ุจููููุ ุฃููู ุฑูุจููุ ููุงูู ููุฅูููููู ุฃูุฑูุถูู ุจูุฐููููู ู
ููููู ุดูููุฑูุง Dari Abu al-Jald, dari Maslamah, sesungguhnya Nabi Dawud shallallahu alaihi wasallam berkata โTuhanku, bagaimana mungkin aku bisa bersyukur kepada-Mu, sementara aku tidak akan sampai bersyukur kepada-Mu kecuali dengan nikmat-Mu juga?โ Kemudian Allah memberitahu Dawud โWahai Dawud, bukankah kau tahu bahwa yang ada pada dirimu merupakan bagian dari nikmat-nikmat-Ku?โ Nabi Dawud menjawab โBenar, wahai Tuhanku.โ Allah berfirman โSesungguhnya Aku telah meridhai syukurmu itu.โ Imam Ahmad bin Hanbal, al-Zuhd, Kairo Dar al-Rayyan li al-Turats, 1992, h. 91-92 **** Memiliki kesempatan bersyukur adalah nikmat, dan mensyukuri nikmat adalah nikmat. Begitulah gambaran sederhana dari riwayat di atas, bahwa segala sesuatu berasal dari Allah. Tidak ada satu pun di dunia ini yang tidak berasal dari-Nya. Namun, manusia kadang lalai dengan kemakhlukannya. Ia lupa bahwa dirinya makhluk yang diadakan oleh Allah, bukan ada dengan sendirinya. Ketika manusia melupakan kemakhlukannya, ia akan mudah dilalaikan oleh sesuatu. Untuk lebih jelasnya, simak uraian singkatnya berikut ini. Riwayat di atas dimulai dengan Nabi Dawud yang selalu terjaga sepanjang malam untuk berdzikir kepada Allah. Meski demikian, ia diingatkan bahwa ada makhluk lain yang dzikirnya lebih banyak darinya, yaitu katak. Kemudian Allah memerintahkan Dawud dan keluarganya untuk memperbanyak syukur kepada-Nya. Artinya, sebanyak apapun ibadah seseorang, harus dibarengi dengan syukur. Tanpa itu, ibadahnya dikhawatirkan hanya akan menghasilkan bibit takabur dan ujub. Ini menunjukkan bahwa bersyukur adalah pengingat akan kemakhlukan kita, bahwa kita harus berterima kasih dengan apapun yang Allah berikan kepada kita. Dengan melupakan terima kasih syukur, kita akan terjebak dalam lingkaran ujub dan takabur. Itulah kenapa Allah menyuruh Dawud dan keluarganya untuk bersyukur. Di sisi lain, katak dalam riwayat di atas perlu kita pahami sebagai simbol pengingat, bahwa kita tidak lebih mulia dari siapapun, bahkan dengan makhluk Tuhan non-manusia. Simbol yang mengajarkan kita agar tidak mudah membandingkan amal ibadah kita dengan makhluk Tuhan lainnya. Karena perbandingan amal seringkali berujung pada anggapan mulia diri takabbur/ujub yang akan menjebak kita. Inilah yang perlu kita hindari. Salah satu caranya dengan memperbanyak syukur kita kepada Allah. Pintu pembukanya adalah pemahaman bahwa sebanyak apapun syukur kita, tidak mungkin mendekati, apalagi menyamai nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Seperti yang diungkapkan Nabi Dawud alaihissalam di atas, bahwa bersyukur sendiri adalah nikmat dari Tuhan, maka bagaimana mungkin ia mampu bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat-Nya ituโ. Hal ini menunjukkan adanya ketidak-seimbangan antara anugerah yang diterima dan syukur yang dirasakan dan dipanjatkan oleh seseorang. Kebanyakan dari kita lalai akan kehadiran nikmat Allah. Kita lalai bahwa waktu adalah nikmat; sehat adalah nikmat; merasa adalah nikmat, dan semuanya adalah nikmat. Kelalaian ini sudah diperingatkan oleh Nabi Muhammad jauh-jauh hari, terutama soal nikmat sehat dan waktu luang. Beliau bersabda HR. Imam al-Bukhari ููุนูู
ูุชูุงูู ู
ูุบูุจูููู ูููููู
ูุง ููุซููุฑู ู
ููู ุงููููุงุณู ุงูุตููุญููุฉู ููุงููููุฑูุงุบู โAda dua nikmat yang kebanyakan manusia lalai; nikmat sehat dan nikmat waktu luang.โ Kembali ke soal ketidak-seimbangan anugerah dan syukur. Untuk memahaminya, kita harus memperhatikan munajat indah Nabi Dawud berikut ini ุฅูููููููุ ูููู ุฃูููู ููููููู ุดูุนูุฑูุฉู ู
ูููููู ููุณูุงููููููุ ููุณูุจููุญูุงูู ุงูููููููู ููุงููููููุงุฑูุ ููุงูุฏููููุฑู ูููููููุ ู
ูุง ููุถูููุชู ุญูููู ููุนูู
ูุฉู โIlahi, sungguh, andai saja setiap rambutku memiliki dua lidah yang selalu bertasbih siang dan malam, dan bertasbih setiap waktu, aku belum menunaikan satu pun hak nikmat yang Kau berikan kepadaku.โ Imam Ahmad bin Hanbal, al-Zuhd, h. 88 Artinya, bertasbih sepanjang hidup, dengan dibantu setiap helai rambut yang memiliki dua lidah, dan keduanya bertasbih siang-malam dan setiap saat, itu masih jauh dari cukup untuk memenuhi hak satu nikmat yang Allah berikan. Bayangkan saja, rambut manusia yang jumlahnya sukar dihitung, dikalikan dua lidah, dan bertasbih sepanjang waktu sampai mati, masih tidak cukup untuk memenuhi hak satu nikmat dari Allah. Karena itu, kerendahan hati tawadduโ sangat dibutuhkan dalam bersyukur kepada Allah. Kebingungan Nabi Dawud dalam bersyukur menunjukkan kerendahan hatinya, bahwa tidak mungkin mensyukuri nikmat Tuhan dengan hitungan matematis, atau dengan menghitung amal ibadah yang dilakukannya. Sebab, bisa beribadah sendiri adalah nikmat, sehingga mustahil menghitung anugerah Allah dengan angka. Jika seseorang melakukan perhitungan itu, dan merasa dirinya sebagai orang yang banyak ibadahnya, bisa jadi ia akan kehilangan makna syukur. Maka dari itu, dalam riwayat di atas, Allah menjawab kebingungan dan ketidak-mampuan Nabi Dawud dengan mengatakan, โSesungguhnya Aku telah meridhai syukurmu itu,โ dan di riwayat lain, โSekarang kau telah mengenal-Ku, wahai Dawud, benar-benar mengenal-Ku.โ Pertanyaannya, pernahkah kita bersyukur dengan kerendahan hati? Wallahu aโlam bish shawwab.. Muhammad Afiq Zahara, alumni PP. Darussaโadah, Bulus, Kritig, Petanahan, Kebumen
Pertanyaan Jawaban Perjanjian Daud merujuk kepada janji-janji Allah kepada Daud yang diberikan melalui nabi Natan dan ditemukan dalam 2 Samuel 7 dan dirangkum dalam 1 Tawarikh 1711-14 dan 2 Tawarikh 616. Perjanjian tidak bersyarat antara Allah dan Daud ini menjanjikan kepada Daud dan Israel bahwa Sang Mesias Yesus Kristus akan lahir dari garis keturunan Daud dan suku Yehuda dan akan menetapkan kerajaan yang abadi. Perjanjian Daud tidak berkondisi karena Allah tidak mensyaratkan ketaatan demi pemenuhannya. Keutuhan janji itu tergantung pada kesetiaan Allah saja dan tidak tergantung pada ketaatan Daud atau Israel. Perjanjian Daud berfokus pada beberapa janji yang diberi kepada Daud. Pertama, Allah menegaskan kembali perjanjian tanah yang telah Ia buat dalam kedua perjanijan pertama dengan Israel Perjanjian Abraham dan Perjanjian Palestina. Perjanjian ini dapat kita baca dalam 2 Samuel 710, "Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu." Allah kemudian menjanjikan bahwa putra Daud akan menggantikan dia sebagai raja Israel dan bahwa putra ini Salomo akan membangun bait Allah. Janji ini dijumpai dalam 2 Samuel 712-13, "Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya." Akan tetapi janji itu terus berlanjut dan bertumbuh "Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya" 2 Samuel 713, dan "Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya" ayat 16. Yang dimulai sebagai janji bahwa Salomo putra Daud akan diberkati dan membangun bait menjadi hal yang berbeda - janji akan kerajaan yang kekal. Salah satu keturunan Daud lainnya akan memerintah selamanya dan membangun keluarga kerajaan yang kekal. Bagian dari janji ini merujuk kepada sang Mesias, Yesus Kristus, yang dijuluki Anak Daud dalam Matius 219. Janji bahwa "keluarga," "kerajaan," dan "takhta" Daud akan ditetapkan selamanya adalah penting karena menunjukkan bahwa sang Mesias akan lahir dari garis keturunan Daud dan Ia akan menetapkan sebuah kerajaan yang akan dipimpin-Nya. Janji ini dirangkum dengan kata "keluarga," sebagai janji dinasti dalam keluarga Daud; "kerajaan," sebagaimana mengungkapkan bangsa yang diperintah oleh seorang raja; "takhta," yang menekankan otoritas pemerintahan sang raja; dan "selamanya," menekankan keabadian dan sifat tak berkondisi perjanjian-Nya dengan Daud dan Israel. Adapun acuan lain akan perjanjian Daud yang ditemukan dalam Yeremia 235; 309; Yesaya 97, 111; Lukas 132,69; Kisah 1334; dan Wahyu 37. English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apakah yang dimaksud oleh perjanjian Daud?
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Menanggapi pernyataan dari saudara Niki Saraswati pada artikel saya " Warta Gereja Seperti Yesus" 3/4/2022. Disini saya akan membagi tanggapan untuk komentar saudara Niki Saraswati menjadi 2 bagian, dan tanggapan ini berdasarkan iman Kristen sedangkan sumber yang saya pakai sebagai acuan adalah Alkitab terjemahan baru 1 " Adam lahir tidak sempurna bukan hanya karena dosa dari perbuatan waktu masih di Sorga, sebab kelahiran itu membawa kegelapan dan ketidaktahuan. Bila mengacu pada hukuman setelah memakan buah terlarang, Tuhan berkata agar Adam dan Hawa belajar jadi manusia agar menyempurnakan akhlaknya." Tanggapan 1 Adam ada di bumi bukan melalui proses kelahiran, melainkan diciptakan-dibentuk TUHAN dari debu dan tanah Kejadian 27 , Tuhan menempatkan Adam dan Hawa di taman Eden yang ada dibumi dimana memiliki letak-letak geografis bumi pada jaman itu Kejadian 28-14 . Adam diciptakan sempurna menurut gambar dan rupa Allah Kejadian 126, belum berdosa dan kegelapan belum ada pada dirinya. Hukuman Allah kepada Adam bukan karena makan buah pengetahuan yang baik dan jahat, tetapi karena Adam melanggar perintah Allah Kejadian 216-17, pelanggaran inilah yang membuat Adam berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah Kejadian 37-10. YHVH itu Maha Suci dan pelanggaran manusia sekecil apapun akan membuat manusia tidak berkenan dihadapan Allah, arti dosa adalah menyimpang dari ketetapan firman Tuhan, dosa menyebabkan manusia terpisah dari Allah Kejadian 323-24. Satu-satunya manusia yang memiliki akhlak yang sempurna hanyalah Yesus Kristus, tidak ada dosa dalam diri-Nya sebab Dia Putra Allah yang berasal dan datang dari Sorga Yohanes 822-24, sebab itu Yesus Kristus menjadi teladan akhlak yang sempurna bagi orang-orang 2 " Raja Daud dinobatkan Anak Tuhan Son of God dari Wahyu dan salah satu perintah Tuhan adalah membangun Rumah Tuhan YHVH, lupakah Tuhan YHVH? Allah untuk orang Muslim. Makanya, orang-orang Islam berbesar hati bila kaum Katolik memakai Allah untuk memanggil atau Nabi Isa mewarisi titel itu karena Ia adalah keturunan Raja Daud, seorang Raja juga atau Pangeran, tetapi di jaman itu, Herod adalah Raja di Judea, makanya terjadi suatu perselisihan karena Herod cemburu pada popularitas Yesus, dan berkonspirasi dengan Romawi untuk menghukum Yesus, benarkah dia adalah Anak Tuhan keturunan Raja, dimanakah kerajaannya? " Tanggapan 2 Gelar Yesus Anak Allah didapat bukan karena Dia keturunan dari Daud, melainkan dari sejak dalam kekekalan, sebelum semesta ruang waktu diciptakan, Anak Allah yaitu Firman Allah dimana melalui Firman-Nya Allah Bapa menciptakan segala sesuatu, dan Anak ini diutus oleh Allah Bapa kedalam dunia menjadi manusia sejati yang disebut Yesus Kristus, jadi Yesus itu adalah Anak Allah yang sejati yang lahir dari Bapa secara kekal Yohanes 118, Bukan hanya raja Daud, setiap orang yang percaya-beriman didalam Yesus diangkat menjadi anak-anak Allah Yohanes 112. Bagaimana raja Daud yang lahir jauh sebelum Yesus dapat beriman kepada Yesus Kristus yang belum lahir pada jaman Daud? Daud memiliki iman pengharapan akan Mesias yang akan datang Mazmur 110 , Daud sendiri menyebut Mesias sebagai tuannya, sebab raja Daud mengerti bahwa tuannya itu adalah Tuhan yang akan lahir dari keturunan Daud sebagai Mesias yang telah dijanjikan oleh Allah 2Samuel 712-13. Yesus Kristus adalah Mesias yang sebagai manusia sejati merupakan keturunan Daud, dan Yesus Kristus yang adalah Allah adalah Tuhannya Daud Wahyu 22 12-16, apakah YHVH lupa akan perintah membangun Rumah Tuhan ? Tidak, sebab janji Allah itu pasti terjadi, Setelah genap waktunya Yesus Kristus pasti memerintah sebagai raja dalam "Rumah TUHAN" dalam langit yang baru dan bumi yang baru Wahyu 21 kerajaan yang kekal. Yesus di hukum mati dengan disalibkan menurut hukuman Romawi bukan karena Herodes cemburu dengan popularitas Yesus, namun karena orang-orang Yahudi yang saat itu memberikan tuduhan bahwa Yesus telah menghujat Allah, yaitu dengan menyatakan diri sebagai Anak Allah dan menurut hukum Taurat seseorang yang menghujat Allah harus dihukum mati Imamat 2416, dan di bawah pemerintahan Pontius Pilatus Yesus disalibkan. Peristiwa kematian Yesus melalui penyaliban adalah fakta sejarah dunia. Benar, kami orang Kristen Orthodok, Katolik, Protestan Indonesia menggunakan kata Allah sebagai sebutan untuk Tuhan Yang Maha Esa namun sebutan itu merupakan warisan tradisi dari orang Kristen Arab dalam gereja, bahkan kata Allah biasa digunakan untuk menyebut sesembahan illah orang-orang arab jauh sebelum Islam ada, bahasa itu hasil dari produk budaya bukan ? Jadi, lumrah jika suatu kata digunakan dalam sosial masyarakat beragam dan memiliki arti berbeda meskipun dalam kata yang sama entah secara tulisan maupun pengucapan. Sebab hanya oleh iman Abraham diselamatkan, hanya oleh iman raja Daud diselamatkan, hanya oleh iman kita diselamatkan yaitu iman didalam Yesus Kristus Tuhan Allah sang Mesias Lukas 211; Matius 121Kiranya Allah Bapa, Putra, dan Roh Kudus memberkati kita sekalian. Amin Lihat Humaniora Selengkapnya
bagaimana tanggapan allah kepada daud