Berikutyang bukan teknik pengolahan limbah padat adalaha. Lanfill b. Incinerator c. Composting d. Daur ulang e. Scrubber Jawaban ; b. incinerator 12. jika ikan yang tercemar oleh limbah B3 dikonsumsi ibu hamil, maka keturunannya dapat menderitaa. Buta warna b. Cacat pada saraf c. Hidrosefalus d. Asma e. Semua jawaban benar
. Jawabannya adalah DPengelolaan limbah dapat dilakukan dengan penerapan 3R yaitu reuse reduce dan recycle. Reuse adalah menggunakan kembali benda yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama atau fungsi yang berbeda. Reduce adalah mengurangi penggunaan bahan-bahan yang berpotensi menyebabkan penimbunan sampah dan merusak lingkungan. Sedangkan recycle adalah mengolah kembali sampah menjadi barang atau produk baru yang dapat penerapan 3R pengolahan limbah padat dapat dilakukan dengan metode sanitary landfill, insinerasi, dan pembuatan kompos. Sanitary landfill merupakan penimbunan limbah padat di dalam lubang galian untuk mengurangi jumlah limbah padat. Sanitary landfill harus dikelola dengan baik agar tidak menyebabkan berbagai masalah lingkungan. Insinerasi merupakan proses pembakaran sampah atau limbah menggunakan suatu alat khusus yang disebut sebagai insinerator. Pembuatan kompos dapat digunakan untuk mengolah sampah organik agar dapat dimanfaatkan dengan limbah dengan cara dicairkan lalu dilarutkan dalam air tidak efektif untuk mengurangi jumlah limbah padat karena proses tersebut dapat berpotensi merusak lingkungan dengan cara mencemari air akibat kandungan pada pada limbah jawabannya adalah D.
Masih pada soal yang membahas mengenai limbah. Pada kali ini, kami akan membagikan soal khususnya yang dipelajari di SMA/MA mapel biologi yaitu tentang pengolahan limbah beserta dengan kunci jawabannya. Silahkan buka juga 35 Soal Pilgan Limbah, Pengertian, dan Jenisnya & Kunci Jawaban Dalam soal atau pertanyaan ini, kami sudah menyertakan kunci jawabannya yaitu kalimat dengan huruf tebal bold. Untuk jenis soal yang kami sediakan sementara ini hanya soal pilihan ganda. Langsung saja, berikut ini soal latihan tentang pengolahan limbah lengkap dengan kunci jawabannya. 1. Tahap awal dalam pengolahan limbah dikenal dengan sebutan unit pengolahan... a. fisika dan biologi b. anorganik c. kimiawi d. fisika e. biologi 2. Tujuannya yaitu untuk memperbaiki lingkungan, tanah, maupun air yang tercemar oleh aktivitas manusia dengan memanfaatkan organisme termasuk dalam teknik unit pengolahan ... a. anorganik b. fisika c. kimiawi d. biologi e. fisik 3. Di bawah ini yang tidak termasuk dalam bahan beracun dan berbahaya yaitu... a. O2 b. Hg c. Ni d. Pb e. Cu 4. Jenis limbah yang tidak bisa diuraikan oleh organisme dinamakan... a. Incineration b. Polutan c. Limbah organik d. Limbah anorganik e. Landfill 5. Pengolahan limbah yang bersumber dari tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai... a. Minyak goreng b. Biogas c. Makanan d. Kompos e. Semua jawaban benar 6. Di bawah ini merupakan pernyataan yang benar mengenai Iimbah yaitu ... a. suatu zat yang mengakibatkan pencemaran tanah dan udara b. hasil buangan dari aktivitas hewan dan tidak mengakibatkan keseimbangan Iingkungan berubah c. hasil buangan dari aktivitas manusia/alam yang dapat mengakibatkan keseimbangan Iingkungan menjadi terganggu. d. suatu benda yang tidak mengandung berbagai unsur bahan yang dapat membahayakan kehidupan hewan atau manusia e. hasil buangan dari kegiatan industri yang tidak mengganggu Iingkungan 7. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai limbah B3 yaitu... a. Limbah yang tidak beracun dan berbahaya b. limbah hasil aktivitas manusia yang mengandung zat kimia, akan tetapi dapat menyuburkan tanaman c. Limbah dari aktivitas manusia yang mengandung zat kimia dan dapat digunakan bagi makhluk hidup. d. Limbah hasil dari aktivitas manusia yang mengandung zat beracun dan bahan kimia yang berbahaya bagi makhluk hidup. e. Limbah yang bersumber dari makhluk hidup 8. Berikut ini merupakan salah satu contoh limbah rumah tangga yaitu... a. DDT b. logam berat c. kebocoran minyak di perairan d. pemakaian pestisida e. dapur dan air kakus 9. Di bawah ini yang tidak termasuk limbah anorganik yaitu... a. botol dari bahan plastik b. pestisida c. kaleng bekas d. pecahan kaca e. daun-daun yang sudah kering 10. Bahan yang dihasilkan dari produksi penggilingan kertas yaitu... a. Merkuri b. Karbon dioksida c. Tembaga d. Seng e. Oksigen 11. Di abwah ini yang bukan merupakan teknik pengolahan limbah padat yaitu... a. Scrubber b. Lanfill c. Composting d. Incinerator e. Daur ulang 12. Apabila ikan yang tercemar oleh limbah B3 kemudian dikonsumsi ibu hamil, maka keturunannya kemungkinan akan menderita... a. Cacat pada saraf b. Buta warna c. Asma d. Hidrosefalus e. Semua jawaban benar 13. Jenis limbah kimia dan berbahaya yang dibuang ke dalam tanah merupakan limbah yang dikenal dengan sebutan... a. BO b. B1 c. B2 d. B3 e. B4 14. Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan dapat diuraikan oleh mikroorganisme baik secara anaerob dan aerob dinamakan …. a. limbah anorganik b. limbah organik c. daur ulang d. limbah makhluk hidup e. semua benar 15. limbah peternakan dan pertanian dapat digunakan kembali melalui proses daur ulang menjadi … a. bahan bakar alternatif b. pupuk alami/kompos c. bahan bakar gas bio d. makanan ternak e. semua benar 16. Limbah industri minuman dan makanan banyak mengandung bahan…. a. biokimia b. kimia c. anorganik d. organik e. kimia organik 17. Akibat yang yang disebabkan oleh tumpahan minyak limbah secara langsung yaitu... a. berat jenis air bertambah berat b. sistem pernapasan terganggu c. sifat kimia air tanah menjadi berubah d. cahaya matahari susah menembus permukaan air e. lapisan bawah air bertambah subur 18. Limbah baterai bekas merupakan limbah yang berbahaya, hal ini karena limbah tersebut mengandung bahan…. a. bekas b. organik c. semi organik d. B3 e. jawaban a dan d benar 19. Penanganan limbah yang sesuai dengan konsep lingkungan yaitu …. a. didaur ulang b. dibakar c. dihancurkan d. dibungkus plastik baru dibuang e. dikubur 20. Pengolahan limbah cair secara fisika dapat dilakukan melalui cara... a. penyaringan b. menjadikan kompos dan pupuk kompos c. menggunakan bakteri d. meberikan bahan kimia e. mendaur ulang 21. Melalui reaksi kimia, limbah bisa menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan yang tinggi dengan cepat serta mampu merusak lingkungan. Hal itu tersebut termasuk karakteristik limbah B3 yaitu …. a. mudah infeksi b. reaktif c. mudah meledak d. beracun e. mudah terbakar 22. Jenis limbah yang jika berdekatan dengan api, gesekan, atau sumber nyala lain akan mudah terbakar/menyala dan apabila telah menyala akan terus terbakar hebat dalam waktu yang lama. Hal tersebut termasuk karakteristik limbah B3 yaitu …. a. mudah meledak b. reaktif c. mudah terbakar d. beracun e. mudah infeksi 23. Chemical conditioning adalah salah satu jenis teknologi pengolahan Iimbah B3. Di bawah ini yang bukan merupakan tujuan utama dari chemical conditioning yaitu …. a. menggunakan hasil samping proses chemical conditioning yang masih mempunyai nilai ekonomi seperti gas metana yang dihasilkan pada proses digestion b. menstabilkan berbagai senyawa organik yang ada di dalam lumpur c. mendestruksi organisme patogen d. mereduksi volume dengan cara mengurangi kandungan air yang ada dalam lumpur e. menstabilkan senyawa organik dan menghancurkan patogen 24. Sesuai dengan kriteria yang ada dalam PP Tahun 1999 mengenai Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, limbah B3 terdiri dari dua macam, yaitu limbah …. a. beracun dan tidak beracun b. padat dan cair c. spesifik dan yang tidak spesifik d. spesifik dan reaktif e. berbahaya dan tidak berbahaya 25. Tuiuan dari pengolahan limbah B3 melalui teknik de-watering and drying yaitu …. a. untuk mengurangi atau menghilangkan kandungan air dan sekaligus mengurangi volume lumpur b. menstabilkan senyawa-senyawa organik yang ada di dalam lumpur c. mendestruksi organisme patogen d. mereduksi volume dengan mengurangi kandungan air dalam lumpur e. menstabilkan senyawa organik dan menghancurkan patogen 26. Limbah yang mengakibatkan kebakaran karena melepaskan/menerima oksigen, termasuk karakteristik limbah B3 yang …. a. beracun b. mudah meledak c. menyebabkan infeksi d. mudah terbakar e. reaktif 27. Stabilisasi secara umum bisa didefinisikan sebagai proses pencampuran limbah dengan menggunakan bahan tambahan dengan tujuan …. a. mendestruksi organisme patogen b. menurunkan laju migrasi bahan pencemar dan limbah serta untuk mengurangi toksisitas limbah tersebut c. menstabilkan berbagai senyawa organik yang ada di dalam Iimbah tersebut d. meningkatkan laju migrasi bahan pencemar dan limbah serta untuk rnenambah toksisitas limbah tersebut e. mereduksi volume dengan mengurangi kandungan air dalam lumpur 28. Proses stabilisasi berdasarkan mekanismenya dibagi menjadi 6 golongan. Di bawah ini yang temasuk dalam golongan tersebut yaitu …. a. precipitation b. de-watering and drying c. stabilization and conditioning d. treatment e. semua jawaban benar 29. Peraturan tentang pengolahan limbah melalui teknik solidifikasi atau stabilisasi diatur oleh BAPEDAL sesuai dengan …. a. Kep-03/BAPEDAL/09/1995 & Kep-04/BAPEDAL/09/1995 b. Kep-03/BAPEDAL/09/1991 & Kep-04/BAPEDAL/09/1992 c. Kep-03/BAPEDAL/09/1993 & Kep-04/BAPEDAL/09/1994 d. Kep-03/BAPEDAL/09/1992 & Kep-04/BAPEDAL/09/1993 e. Kep-03/BAPEDAL/09/1994 & Kep-04/BAPEDAL/09/1994 30. Reaktor pengolahan Iimbah secara biologi pada dasarnya bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu …. a. reaktor pertumbuhan terdekat dan reaktor perkembangan terdispersi b. reaktor perkembangan terdekat dan reaktor perkembangan tersuspensi c. reaktor pertumbuhan tersuspensi dan reaktor pertumbuhan lekat d. reaktor pertumbuhan abnormal dan reaktor pertumbuhan terdispersi e. reaktor pertumbuhan tidak normal dan reaktor pertumbuhan normal 1 D 11 D 21 E 2 D 12 A 22 C 3 A 13 D 23 E 4 D 14 B 24 C 5 D 15 C 25 A 6 C 16 B 26 E 7 D 17 C 27 B 8 E 18 D 28 A 9 E 19 A 29 A 10 A 20 A 30 C Link Download Soal Pengelolaan Limbah Demikian soal biologi yang membahas tentang bab pengollahan limbah lengkap dengan kunci jawabannya. Semoga bermanfaat.
Limbah merupakan sesuatu yang merupakan suatu proses dan kegiatan tertentu. limbah juga bisa diartikan sebagai sampah. Limbah adalah sesuatu yang dianggap tidak mempunyai nilai guna lagi, maka dari itulah limbah biasanya dibuang. Limbah yang dibuang ini memerlukan suatu pengolahan agar nantinya tidak menimbulkan suatu masalah sangat akrab dengan kehidupan manusia sehari- hari. Hampir setiap kegiatan manusia akan menghasilkan limbah. Limbah- limbah ini ada yang berbentuk padat, cair, dan juga gas. Masing- masing limbah ini mempunyai karakteristik yang berbeda- beda. Limbah cair tidak akan sama penanganannya dengan limbah padat, demikian juga dengan limbah LimbahLimbah merupakan sisa- sisa dari suatu proses produksi maupun konsumsi. Aktivitas produksi dari bidang industri maupun kegiatan rumah tangga seringkali menimbulkan limbah. untuk lebih jelasnya, macam- macam limbah adalah sebagai berikutLimbah cairJenis limbah yang pertama adalah limbah cair. Limbah cair ini juga dikenal sebagai entitas pencemar air. Sesuai dengan namanya, yang disebut sebagai limbah cair adalah limbah yang mempuyai bentuk cair. Biasanya limbah cair ini akan dibuang langsung ke saluran air seperti selokan, sungai bahkan lautan. Limbah cair mempunyai sifat yang berbeda-beda, ada yang berbahaya dan ada pula yang dapat dinetralisir secara cair yang berbahaya yang dibuang langsung ke saluran seperti sungai, laut baca macam-macam laut, maupun selokan tanpa dinetralisir terlebih dahulu pada akhirnya akan membuat sumber- sumber baca proses terjadinya mata air air tersebut menjadi tercemar. Contoh limbah cair i ini antara lain adalah air sabun sisa mencuci pakaian dan piring, limbah tempe, limbah tahu, kandungan besi pada air, kebocoran minyak di laut, serta sisa- sisa bahan kimia padatSelain limbah cair, jenis limbah industri selanjutnya adalah limbah padat. Limbah padat merupakan buangan dari hasil- hasil industri maupun rumah tangga yang tidak terpakai lagi yang berbentuk padatan, lumpur maupun bubur. Limbah padat seperti ini apabila dibuang di dalam air pasti akan membuat air tersebut menjadi tercemar dan dapat menyebabkan makhluk hidup yang tinggal di dalamnya akan apabila dibuang di wilayah daratan baca ekosistem daratan tanpa adanya proses pengolahan, maka akan mencemari tanah di wilayah tersebut. Beberapa contoh dari limbah padat antara lain adalah sisa- sisa sayuran, sisa buah- buahan, bungkus makanan, plastik, kantong, sisa pakaian, sampah kertas, kabel, listrik, bubur- bubur sisa semen, dan lain gasSelain limbah cair dan limbah padat, ada pula jenis limbah lainnya yakni limbah gas. Limbah gas merupakan limbah yang disebabkan oleh sumber alami maupun sebagai hasil aktivitas manusia yang berbentuk molekul- molekul gas. Pada umumnya, limbah gas ini memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di Bumi baca kerak Bumi. Limbah gas ini tentu saja berbentuk gas. Oleh karena bentuknya gas, maka limbah pabrik gas ini biasanya mencemari udara baca penyebab pencemaran udara. Beberapa contoh limbah gas ini antara lain adalah kebocoran gas, pembakaran pabrik, asap pabrik sisa produksi, asap- asap kendaraan, asap- asap mesin dan lain beberapa jenis limbah yang ada di sekitar kehidupan manusia sehari- hari. Limbah- limbah yang telah disebutkan di atas dihasilkan oleh proses produksi maupun konsumsi. Bagaimanapun bentuk limbah yang telah disebutkan, ketiganya membutuhkan penanganan dan pengolahan yang tepat agar tidak menimbulkan masalah baca pengolahan limbah domestik. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai cara pengolahan salah satu jenis limbah, yakni limbah jenis limbah padatSebelum kita membicarakan mengenai proses pengolahan terhadap limbah padat, kita perlu untuk mengetahui jenis- jenis limbah padat itu sendiri. Ternyata limbah padat ini dikategorikan ke dalam beberapa jenis. Jenis- jenis dari limbah padat antara lainKertasKayuKainKaret/ kulit sintesisPlastikMetalKacaOrganikBakteriKulit telur, beberapa jenis dari limbah padat yang biasa kita temukan di sekitar kita. Secara garis besar, limbah padat dikategorikan menjadi lima macam, yakniLimbah padat yang mudah terbakarLimbah padat yang sukar terbakarLimbah padat yang mudah membususkLimbah padat yang bisa didaur ulangLimbah radioaktifBongkaran bangunanLumpur baca lumpur hidupItulah beberapa kategori yang merupakan garis besar dari macam- macam limbah padat. Limbah- limbah tersebut telah dikategorikan sehingga menjadi tujuh macam, dan dapat dihasilkan dari berbagai aktivitas adanya limbah padat Limbah merupakan sesuatu yang sangat merugikan. Semua jenis limbah apabila tidak ditangani dengan baik bisa saja mendatangkan sebuat bencana maupun peristiwa- peristiwa yang sangat merugikan bagi makhluk hidup. Demikian halnya dengan limbah padat. Terlebih keberadaan limbah padat yang ada di mana- mana dan sangat mudah untuk ditemui ini. semua jenis limbah apabila dibiarkan berlebihan akan berdampak buruk, termasuk pula dengan limbah padat ini. Adapun berbagai macam dampak dari adanya limbah baca dampak pencemaran lingkungan padat ini antara lain adalah sebagai berikutTimbulnya gas beracunGas- gas beracun seperti asam sulfida, amoniak, methan, karbondioksida, dll ini akan timbul apabila limbah padat ditimbun dan membusuk dikarenakan adanya mikroorganisme. Adanya musim hujan dan musim kemarau baca pembagian musim di Indonesia akan menyebabkan terjadinya proses pemecahan bahan organik oleh bakteri penghancur dalam suasana kualitas udaraSampah padat yang ditumpuk akan menjadikan udara di sekitarnya menjadi tercemar baca penyebab pencemaran udara, sehingga mempunyai bau yang tidak sedap yang terkadang tercium hingga jangka kualitas airBiasanya, limbah padat yang sudah menumpuk akan dibuang ke dalam perairan bersamaan dengan sampah cair. Dengan demikian air tersebut akan tercemar dan berbau tidak kualitas tanahPermukaan tanah baca inti bumi yang berhubungan langsung dengan tanah baca jenis tanah akan menyebabkan kualitas tanah tersebut menjadi jelek. Hal ini karena zat- zat merugikan yang terkandung di dalam limbah beberapa dampak yang akan ditimbukan apabila kita menyepelekan adanya sampah atau limbah padat yang dibiarkan tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu. Dengan demikian kita harus mencoba beberapa cara tersebut gar dapat memperoleh hasil yang paling padat merupakan limbah yang paling banyak diproduksi oleh manusia. hal ini karena sebagian besar barang yang digunakan olah manusia adalah berbentuk fisik, sehingga ketika barang tersebut sudah dihabiskan nilai gunanya, yang tertinggal hanyalah suatu bentuk fisik pula. Limbah padat ini juga sering dikenal sebagai sampah. Keberadaan limbah padat ini dapat diolah dengan berbagai cara. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai bentuk pengolahan limbah padat antara lain sebagai berikutPenimbunan terbukaSolusi atau pengolahan pertama yang bisa dilakukan pada limbah padat adalah penimbunan terbuka. Limbah padat dibagi menjadi organik dan juga non organik. Limbah padat organik akan lebih baik ditimbun, karena akan diuraikan oleh organisme- organisme pengurai sehingga akan membuat tanah menjadi lebih subur baca ciri- ciri tanah subur dan tidak subur.Sanitary landfillSanitary landfill ini menggunakan lubang yang sudah dilapisi tanah liat dan juga plastik untuk mencegah pembesaran di tanah dan gas metana yang terbentuk dapat digunakan untuk menghasilkan panas digunakan untuk listrik atau pemanas kompos padatSeperti halnya penimbunan, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwasannya limbah padat yang bersifat organik akan lebih bermanfaat apabila dibuat menjadi kompos. Kompos ini bisa dijadikan sebagai usaha masyarakat yang sangat bermanfaat bagi banyak ulangLimbah padat yang bersifat non organik bisa dipilah- pilah kembali. Limbah padat yang masih bisa diproses kembali bisa di daur ulang menjadi barang yang baru atau dibuat barang lain yang bermanfaat atau bernilai jual tinggi. Sebagai contoh adalah kerajinan dari barang- barang limbah padat atau sampah juga bisa digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi adanya limbah padat yang sangat banyak. Biasanya, sampah- sampah rumah tangga akan dikumpulkan di sebuah bank sampah atau tempat pembuangan sampah. Apabila sampah yang terkumpul tidak terlalu banyak, maka pembakaran ini bisa saja dilakukan. Namun perlu kita ingat juga bahwasannya apabila kita membakar sampah, maka hal itu akan membuat udara yang ada di sekitar kita menjadi tercemar. Jika udara sudah tercemar maka kita akan merasakan sesak di bagian nafas dan hidung akan terasa sakit apabila menghirup beberapa cara pengolahan limbah padat yang dapat kita lakukan untuk mengatasi keberadaan limbah yang berbentuk padat. Upaya- paya tersebut dapat dilaukan secara mandiri aau individu, maupun secara kolektif atau bersama- sama dengan masyarakat. Apabila masyarakat mempunyai kesadaran dan melakukan upaya- upaya tersebut bersama- sama, maka hasinya akan lebih bagus dan lingkungan menjadi lebih cepat lestari baca cara menjaga kelestarian hutan.
Limbah adalah buangan yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki di lingkungan karena tidak mempunyai nilai ekonomi. Limbah terdiri dari zat atau bahan buangan yang dihasilkan proses produksi industri yang kehadirannya dapat menurunkan kualitas lingkungan. Limbah yang mengandung bahan polutan yang memiliki sifat racun dan berbahaya dikenal dengan limbah B-3, yang dinyatakan sebagai bahan yang dalam jumlah relatif sedikit tetapi berpotensi untuk merusak lingkungan hidup dan sumber daya Kristanto, 2004. Limbah Cair Limbah dapat dikenali berdasarkan karakteristiknya, adapun karaktiristik limbah adalah sebagai berikut Kristanto, 2004 Berupa partikel dan padatan, baik yang larut maupun yang mengendap, ada yang kasar dan ada yang halus. Berwarna keruh dan suhu tinggi. Mengandung bahan yang berbahaya dan beracun, antara lain mudah terbakar, mudah meledak, korosif, bersifat sebagai oksidator dan reduktor yang kuat, mudah membusuk dan lain-lain. Mungkin dalam jangka waktu singkat tidak akan memberikan pengaruh yang berarti, namun dalam jangka panjang mungkin berakibat fatal terhadap lingkungan. Jenis-jenis Limbah Berdasarkan wujud atau karakteristiknya, limbah dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu Kristanto, 2004 sebagai berikut Limbah cair adalah limbah dalam wujud cair yang dihasilkan oleh kegiatan industri yang dibuang ke lingkungan dan diduga dapat mencemari lingkungan. Limbah gas dan partikel adalah limbah yang banyak dibuang ke udara. Gas/asap, partikulat, dan debu yang dikeluarkan oleh pabrik ke udara akan dibawa angin sehingga akan memperluas jangkauan pemaparannya. Partikel adalah butiran halus yang mungkin masih terlihat oleh mata telanjang, seperti uap air, debu, asap, fume dan kabut. Limbah padat adalah hasil buangan industri yang berupa padatan, lumpur, dan bubur yang berasal dari sisa proses pengolahan. Limbah ini dapat dikategorikan menjadi dua bagian, yaitu limbah padat yang dapat didaur-ulang misalnya plastik, tekstil, potongan logam dan limbah padat yang tidak memiliki nilai ekonomis. Berdasarkan sumbernya, limbah dapat dibagi menjadi lima jenis, yaitu sebagai berikut Zulkifli, 2014 Limbah domestik atau rumah tangga adalah limbah yang berasal dari kegiatan pemukiman penduduk atau rumah tangga dan kegiatan usaha seperti pasar, restoran, gedung perkantoran dan sebagainya. Limbah industri adalah merupakan sisa atau buangan dari hasil proses industri. Limbah pertanian adalah limbah pertanian yang berasal dari daerah atau kegiatan pertanian maupun perkebunan. Limbah pertambangan adalah limbah pertambangan yang berasal dari kegiatan pertambangan. Limbah pariwisata adalah limbah limbah yang berasal dari sarana transportasi yang membuang limbahnya. Limbah medis adalah limbah yang berasal dari dunia kesehatan atau limbah medis mirip dengan sampah domestik pada umumnya. Berdasarkan sifat kimianya, limbah dibagi menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut Wardhana, 2004 Limbah organik adalah limbah yang dapat membusuk atau terdegradasi oleh mikroorganisme. Oleh karena bahan buangan organik dapat membusuk atau terdegradasi maka akan sangat bijaksana apabila bahan buangan yang meningkatkan populasi mikroorganisme di dalam air. Dengan bertambahnya populasi mikroorganisme di dalam air maka tidak tertutup pula kemungkinannya untuk ikut berkembangnya bakteri patogen yang berbahaya bagi manusia. Limbah anorganik adalah limbah yang tidak dapat membusuk dan sulit didegradasi oleh mikroorganisme. Apabila bahan buangan anorganik ini masuk ke air lingkungan maka akan terjadi peningkatan jumlah ion logam di dalam air. Bahan anorganik biasanya berasal dari industri yang melibatkan penggunaan unsur-unsur logam seperti TimbalPb, Arsen As, Kadmium Cd, Air raksa Hg, Krom Cr, Nikel Ni, Kalsium Ca, Magnesium Mg, Kobalt Co, dan lain-lain. Dampak dan Efek Limbah Limbah adalah sisa hasil kegiatan produksi yang memiliki dampak dan efek buruk baik terhadap lingkungan maupun kesehatan makhluk hidup. Dampak atau efek yang ditimbulkan dari limbah antara lain adalah sebagai berikut Sugiharto, 1987 a. Gangguan terhadap kesehatan Air limbah sangat berbahaya bagi manusia karena terdapat banyak bakteri pathogen dan dapat menjadi media penular penyakit. Selain itu air limbah juga dapat mengandung bahan beracun, penyebab iritasi, bau, suhu yang tinggi serta bahan yang mudah terbakar. b. Gangguan terhadap kehidupan biotik Banyak zat yang terkandung di dalam air limbah menyebabkan kadar oksigen terlarut dalam air menurun sehingga kehidupan di dalam air yang membutuhkan oksigen akan terganggu. Temperatur limbah yang tinggi juga dapat menyebabkan kematian organisme air. Kematian bakteri akan menyebabkan penjernihan air limbah menjadi terhambat dan sukar diuraikan. c. Gangguan terhadap keindahan Limbah yang mengandung ampas, lemak, dan minyak akan menimbulkan bau, wilayah sekitar akan licin oleh minyak, tumpukan ampas yang mengganggu, dan gangguan pemandangan. d. Gangguan terhadap benda Air limbah yang mengandung gas CO2 akan mempercepat proses terbentuknya karat pada benda yang terbuat dari besi dan bangunan. Kadar pH limbah yang terlalu rendah atau tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada benda yang dilaluinya. Lemak pada air limbah akan menyebabkan terjadinya penyumbatan dan membocorkan saluran air limbah. Hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan material karena biaya perawatan yang semakin besar. Pengolahan Limbah Limbah harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang agar tidak mencemari lingkungan dan merusak kesehatan makhluk hidup. Berikut ini adalah beberapa cara pengolahan limbah yang dapat dilakukan secara sederhana, antara lain sebagai berikut Notoadmojo, 2007 a. Pengenceran dilution Limbah cair diencerkan sampai mencapai konsentrasi yang cukup rendah, kemudian dibuang ke badan air. Semakin bertambahnya penduduk, maka semakin meningkat kegiatan manusia. Artinya, air limbah yang harus dibuang bertambah banyak. Maka, diperlukan air pengenceran yang banyak pula. Oleh sebab itu, cara ini dapat dilakukan pada tempat-tempat yang banyak air permukaannya. b. Kolam Oksidasi oxidation ponds Pada prinsipnya, cara ini adalah pemanfaatan sinar matahari, ganggang, bakteri, dan oksigen dalam proses pembersihan alamiah. Limbah cair dialirkan ke kolam besar berbentuk segi empat dengan kedalaman 1-2 meter. Dinding dan dasar kolam tidak perlu dilapisi apapun. Lokasi kolam harus jauh dari daerah pemukiman dan di daerah terbuka sehingga sirkulasi angin baik. Cara kerjanya ganggang melakukan proses fotosintesis dengan bantuan sinar matahari sehingga dihasilkan oksigen. Oksigen tersebut digunakan oleh bakteri aerobik untuk melakukan dekomposisi zat-zat organik yang terdapat dalam limbah cair. Sebagai hasilnya, nilai BOD akan berkurang sehingga relatif aman bila dibuang ke badanbadan air. c. Irigasi irrigation Limbah cair dialirkan ke dalam parit-parit terbuka yang digali, dan air akan merembes masuk kedalam tanah melalui dasar dan dinding parit-parit tersebut. Dalam keadaan tertentu, limbah cair dapat digunakan untuk pengairan ladang pertanian atau perkebunan dan sekaligus berfungsi untuk pemupukan. Hal ini terutama untuk limbah cair yang berasal dari rumah tangga, perusahaan susu sapi, rumah potong hewan, dan lainnya dimana kandungan zat organik dan protein cukup tinggi untuk tanaman. Daftar Pustaka Kristianto. 2004. Ekologi Industri. Yogyakarta Andi. Zulkifli, Arif. 2014. Dasar-Dasar Ilmu Lingkungan. Jakarta Salemba Teknika. Wardhana, Arya. 2004. Dampak Pencemaran Lingkungan, Cetakan Keempat. Yogyakarta Andi. Sugiharto. 1987. Dasar-dasar pengelolaan air limbah. Jakarta Universitas Indonesia. Notoadmojo, Soekidjo. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta Rineka Cipta.
Halo, Canis! Kakak bantu yaa Jawaban yang tepat untuk soal tersebut adalah A. Scrubber. Simaklah penjelasan selengkapnya di bawah ini Limbah padat adalah bahan atau sisa berupa fase padat yang telah dihasilkan oleh proses produksi maupun konsumsi. Limbah padat akan menimbulkan masalah serius jika tidak ditangani dengan baik seperti kerusakan pada permukaan tanah, badan air, penurunan kualitas air, banjir, munculnya bau busuk dari dekomposisi limbah. Teknik pengolahan limbah padat supaya tidak menimbulkan masalah lingkungan yang serius antara lain sebagai berikut 1. Penimbunan terbuka, merupakan solusi atau pengolahan pertama yang bisa dilakukan pada limbah padat. 2. Sanitary landfill, merupakan sistem pengelolaan atau pemusnahan limbah dengan cara membuang dan menumpuk limbah di lokasi cekung, memadatkannya, dan kemudian menimbunnya dengan tanah. 3. Insenerasi incinerator atau pembakaran limbah, merupakan teknologi pengolahan limbah yang melibatkan pembakaran bahan organik. 4. Membuat kompos padat composting, merupakan proses alami mendaur ulang bahan organik, seperti daun dan sisa makanan, menjadi pupuk berharga yang dapat menyuburkan tanah dan tanaman. 5. Daur ulang, merupakan suatu proses untuk mengembalikan limbah atau bahan yang sudah tidak berguna menjadi berguna kembali. Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa yang bukan merupakan teknik pengolahan limbah padat adalah scrubber. Jadi, jawaban yang tepat adalah A. Demikian, Canis. Semoga membantu ya
berikut yang bukan teknik pengolahan limbah padat adalah